Apa itu Iman?
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Apa itu Iman ????
Jika orang awam ditanya apa itu iman maka sebagian besar jawabannya adalah Percaya.
Ya gak salah, iman menurut etimologi artinya percaya. Itu jawabannya yang sederhana, sama seperti gue ditanya saat waktu ngaji di madrasah .
Iman (إيمان) diambil dari kata kerja 'aamana' (أمن) sesuatu yang aman, tentram-- yukminu' (يؤمن) yang berarti 'percaya' atau 'membenarkan'.
Pertanyaannya, aku, kamu, dan kalian beriman tidak?
-Pertanyaan yang jawabannya tidak se simpel jawabannya.
Tapi yang terpenting kalau ditanya apakah kamu punya Iman (?) HARUS jawab punya Iman.
Nah ini yang berat, apakah Iman kita membuat hidup kita semakin tenang dalam beraktifitas(????)
Orang beriman ada konsekuensinya,
1. Dalam setiap yang ia kerjakan selalu menghadirkan ketenangan dan kenyamanan.
2. Cenderung merasa aman, aman anonimnya adalah gelisah.
contoh "wah langitnya sudah mendung lagi, debit sungai naik lagi gimana ini..... -_- bikin status"
dan contoh menghadapi masalah lainnya.
Kalau diri ini masih gelisah menghadapi masalah, gak tenang berarti ada yg salah. Apa yang salah? Dijawab dari diri masing-masing .
definisi iman dalam Quran dan Hadist tidak sekadar definisi bahasa yang bisa diterjemahin secara tekstual semata. selama ini kan kalau kita apa itu Iman kita jawab percaya dan yakin namun kata Quran, Iman tidak hanya sekadar yakin tapi keyakinan itu menghadirkan ketenangan di dalam jiwa. Jika kita merasa yakin tapi belum tenang, mungkin yakin nya belum sempurna, belum menyeluruh.
Kalau orang beriman belum merasa ketenangan maka boleh dicek dua pokok iman, apa saja?
1. Hal-hal yang bisa menguatkan Iman, dan
2. Hal-hal yang bisa mengurangi Iman.
apa aja sih hal-hal yang bisa menguatkan iman dan mengurangi iman?
baik. Hal-hal yang bisa menguatkan iman adalah dengan mengerjakan ketaatan kepada Allah. Lalu apa aja hal yang bisa mencapai ketaatan kepada Allah?
- Kerjakan Amal Sholeh, apa aja amal sholehnya? lihat di Al-Quran, setelah kata aamanuu (sesuatu yang dikerjakan bisa buat ketenangan) dibarengi dengan amal sholeh.
contoh : Al-Baqarah ayat 3
الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ
yaitu (mereka) yang beriman kepada hal yang ghaib, melaksanakan sholat
Iman bisa melemah,gelisah dalam hidup, ga tentram, coba cek apakah kita melakukan maksiat atau enggak?
Renungan, jika kita masih belum tenang hidupnya, belum tentram hatinya periksa "sudah baik belum amal sholehny, sudah betul belum imannya?"
Sumber : Kajian Ustadz Adi Hidayat
Komentar
Posting Komentar