Memilih dia karena Dia.
Namun manusia
bisa memilih the way menuju takdir itu, apakah dengan cara yang halal atau
haram.
Termasuk
dalam hal jodoh, manusia gatau jodohnya sampai dia menemukannya. Bisa jadi
jodohnya adalah teman dekatnya, tetangganya, teman sekolahnya, atau seseorang yang
tidak lama dikenalnya.
Memilih pasangan
tidak semudah memilih baju atau perhiasan yang hanya tampak tampilannya saja. Jauh
lebih dari itu, memilih pasangan hidup ada beberapa faktor selain fisik, yaitu
karakternya, kecocokan hati, dan agamanya.
Memilih pasangan
karena dengan dia merasa yakin, tentram, dan nyaman bersamanya mengarungi hidup
bersama-sama hal itulah merupakan tujuan pernikahan. Tidak sedikit yang gagal
karena hanya mempertimbangkan sebagian faktor yang di atas namun mengindahkan
faktor lainnya.
Wajar saja
jika Rasulullah memberi tips memilih seorang istri yaitu carilah yang baik
agamanya di samping mempertimbangkan keturunannya, hartanya, dan kecantikan. Keturunan,
harta, dan kecantikan bukanlah jaminan suatu kebahagiaan namun Agama bisa
dijadikan pegangan hidup dan akhirat. Laki-laki yang baik untuk wanita yang
baik pula begitupun sebaliknya. Seorang wanita yang menjaga agamanya dengan
baik tentulah enak dipandang mata dan menentramkan hati serta menjaga harta
suami saat ia tengah pergi,
Aku tidak
tau siapa jodohku, ku hanya ikhtiarkan dengan memperbaiki diri dengan mengisi
hal positif dan menjemput takdirku dengan semampuku.
Untukmu,
semoga kita dipertemukan di waktu yang tepat

Komentar
Posting Komentar